- January 14, 2017
- Posted by: LFS
- Category: Fengshui Indonesia

Feng Shui master ibarat seorang dokter yang mengobati pasiennya. Seorang Feng Shui master mempelajari ilmu Feng Shui dari guru yang berbeda dan juga pengalamannya menerapkan ilmu tersebut juga berbeda-beda. Feng Shui master dalam memberikan jasa konsultasinya juga melakukan penyesuaian terhadap kondisi si klien, seperti kondisi geografisnya, ekonomi, kultur, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kadang-kadang kita melihat adanya perbedaan antara Fengshui master yang satu dengan yang lainnya.
Penerapan Feng Shui yang salah dapat berakibat fatal kepada si klien, bukannya keberuntungan yang datang tetapi malah kesialan. lbarat dokter, setelah mendiagnosa pasiennya, jika salah memberi obat, maka bisa berakibat fatal bagi pasiennya, pasien bisa saja menjadi lebih buruk kesehatannya.
Metode Ilmu Fengshui
Secara umum dikenal ada beberapa metode dalam ilmu Fengshui, diantaranya adalah: Bazi (Bagua), Flying Star (Bintang Terbang), Water Dragon (Naga Air), dan masih ada beberapa lainnya. Memang pada umumnya metode Feng Shui berpijak pada dasar yang sama, tetapi seiring perkembangannya, bisa saja ilmu ini bergeser dari dasarnya. Hal ini bisa saja disebabkan karena Feng Shui master sebagai praktisi melakukan penyesuaian terhadap kondisi yang dihadapinya, kemudian perubahan (penyesuaian) ini ditiru oleh muridnya tanpa mengetahui dasarnya, sehingga terjadi salah kaprah.
Sebagai contoh, ilmu Fengshui dengan metode Bazi atau Bagua berdasarkan perhitungan angka, seperti tanggal, waktu, ukuran, jumlah, dan lain sebagainya. Tetapi menurut saya, kita tidak boleh terlalu berpatokan pada hal-hal yang pasti seperti ini. Kondisi di dunia ini selalu berubah, dan semakin hari perubahan semakin cepat terjadi. Logisnya, apakah dua anak kembar identik yang lahir pada waktu yang sama memiliki peruntungan atau nasib yang sama?
Dasar Ilmu Feng Shui
Pada dasarnya ilmu Feng Shui sangat bergantung kepada keseimbangan: yaitu Yin dan Yang. Kemudian bisa dijabarkan menjadi 5 elemen (kayu, api, tanah, logam dan air). Jika diterapkan dalam Fengshui bangunan, tidak cukup hanya menentukan arah hadap dan posisi kamar utama saja, ada banyak faktor lainnya yang harus dipertimbangkan, seperti: kondisi lingkungan sekitarnya, aliran Chi di dalam ruangan, pintu, jendela, tangga, bahan perabot, profil penghuni, dan lain sebagainya.
Ilmu Fengshui tidak boleh berpatokan pada apa yang tertulis di buku saja, Feng Shui master harus dapat mengelaborasi dasar ilmu Feng Shui yang dipelajarinya dan dengan tepat mengaplikasikannya pada sebuah objek.
Jadi, Bagaimana Memilih Feng Shui Master Yang Cocok?
Menurut saya, dalam memilih seorang Feng Shui master, perlu menggunakan logika. Seorang Feng Shui master bisa memberikan solusi terbaik sesuai kondisi kliennya. Pernah kita mendengar seorang ahli Feng Shui yang memberikan saran untuk pindah rumah. Apakah itu mungkin untuk dilakukan jika ekonomi si klien pas-pasan? Logiskah itu? Menurut saya, itu pemecahan yang salah dan tidak logis.
Pernah kita mendengar, seorang ahli Feng Shui meramal: Anda 1 tahun lagi akan kaya atau Anda 1 tahun lagi akan sakit parah. Inilah salah satu contoh penyimpangan di mana Feng Shui digunakan untuk ramalan nasib manusia sehingga terkesan mistis. Jika kita pikir secara logika, bagaimana seseorang bisa kaya dan sukses kalau tidak pernah bekerja dan berusaha, serta bagaimana kita bisa sakit jika kita selalu hidup sehat dan seimbang dalam pola makan dan olah raga teratur dan keselarasan.
Satu hal yang penting lagi dalam memilih seorang pakar Fengshui adalah rekomendasi. Seorang master Fengshui sebaiknya memiliki track record yang baik, memiliki pengalaman dalam menangani masalah banyak orang dan bermacam-macam profil kliennya. Perlu diketahui, pernahkan pakar Fengshui tersebut menangani kasus klien yang kurang bagus ekonominya, kasus klien dari daerah di luar kota tempat dia tinggal, atau bahkan klien dari luar negeri? Seorang pakar Fengshui harus bisa memberikan solusi kepada siapapun, tidak melihat siapa orangnya.
Demikianlah masukkan dari Lie Feng Shui. Pada akhirnya, Anda sendirilah yang memutuskan mana yang terbaik untuk masa depan Anda dan keluarga Anda.
