
Dalam ilmu Feng Shui, arah hadap kapling dan arah hadap rumah merupakan 2 hal penting yang saling mendukung dan mengisi. Memang idealnya arah hadap kapling arah hadap rumah, sehingga rumah tetap menghadap jalan di depannya. Namun acap kali, karena keterbatasan kapling yang ada/sudah terlanjur dlbeli, setelah dihtung secara Feng Shui, arah hadap rumah dapat menyamping terhadap lahan.
Memang tidak menjadi masalah karena yang penting sudah diterapkan Feng Shul secara benar dan menyeluruh pada sebuah rumah, akan mendatangkan keberuntungan darl berbagal aspek kehldupan bagi para penghuninya.
Arah hadap rumah ditandai dengan pintu masuk utama (ditandal dengan pintu masuk ke ruang tamu). Pintu ini menentukan di mana suatu rumah pada posisli duduk dan arah hadap. Posisi duduk ini harus harmonis (match) antara medan magnetik alam, hunian, dan penghuninya. Fungsi bukaan-bukaan dinding sendliri sebagai masuknya allran energl posltif (chi) darl berbagai arah. Hal lain yang perlu diperhatikan selain arah hadap rumah, adalah : posisi kamar tidur, posisi perabot, dapur dan toilet, dll.
Berbicara masalah desain rumah menurut Feng Shui, sangat berkaitan dengan bidang arsitektur. Memang Feng Shui dan arsirtektur ibarat 2 muka mata uang yang saling mengisi dan melengkapi. Seorang ahli Feng Shui harus memiliki dasar arsitektur yang cukup, karena Feng Shui sangat berkaitan dengan penataan dan pengaturan hunian. Seorang ahli Feng Shui tanpa memiliki dasar arsitektur yang cukup akan membuat bangunan menjadi kacau dan tidak berfungsi dengan maksimal.
Agar tercipta bangunan yang nyaman dan berfungsi maksimal, serta memberikan nilai tambah pada hunian tersebut akan membawa keberuntungan bagi para penghuninya.
Kita ambil contoh rumah salah satu client Lie Feng Shui :
Arah hadap bangunan ke Barat. Pintu utama menghadap ke Barat. Pintu utama harus yang paling besar (tinggi dan lebar).
Posisi mang keluarga di tengah/pusat. Posisi kamar utama (Iantai 1) di Barat Laut. Ranjang menghadap ke Utara. Warna ruang sebaiknya, bisa dipilih/dikombinasikan: hijau, putih, biru atau hitam (bisa warna rue/muda).
Posisi kamar anak (lantai 2) di Barat Laut. Ranjang menghadap ke Utara. Wama mang sebaiknya, bisa dipilih/dikombinasikan: hijau, merah, ungu, oranye. kuning atau coklat (bisa warna tua/muda).
Untuk dapur, posisi kompor (Selatan) dan sink (Timur).
Untuk toilet, kloset jangan di depan pintu toilet, kloset juga jangan membelakangi jalan. Untuk toilet dekat kamar tamu, karena kloset tanpa bak maka pintunya yang menghadap kloset sebaiknya diberi kaca cumin (dad bawah pintu naik 10 cm, Iebar diambil 10 cm dari kiri dan kanan pintu. serta tingginya setinggi orang lebih sedikit).
Untuk wama dapur sebaiknya hijau, metah muda atau krem, dan untuk kamat mandi/wc sebaiknya putih, biru muda atau hijau muda.
Jumlah trap tangga 22 buah. dihitung mulai dari trap pertama dan berakhir di Iantat 2. Untuk posisi perabot, bukaan-bukaan dinding, posisi ruang-ruang, dll. dapat dilihat pada gambar denah Feng Shui, tehh saya sesuaikan dengan Feng Shui yang baik.
Dengan adanya perpaduan dari unsure feng shui yang baik, maka rumah menjadi lebih nyaman dan bikin kangen untuk semua yang tinggal dirumah tersebut.
