- October 12, 2016
- Posted by: LFS
- Category: Fengshui Indonesia
Konsultasi Fengshui Lie Ping Sen – Fengshui saat ini masih menjadikan acuan untuk beberapa orang untuk membangun rumah tinggal. Apakah anda menjadi salah satunya?. Sekedar sejarah, Fengshui telah lahir 5000 tahun yang lalu di daerah cina. Arti Fengshui pada bahasa kita yaitu air dan angin. Merupakan ilmu yang bertujuan menyelaraskan yin dan yang yakni energi alam yang berlawanan. Dalam mewujudkannya, Fengshui mempunyai beberapa rumus. Ahli Fengshui yang kuno, membuat Pa Kua yakni diagram delapan arah mata angin, yang terdapat angka-angka didalamnya. Pa Kua disini menentukan arah hadap manusia, arah buruk dan arah baik.
Saat ini Fengshui masih dianggap sebagai resep manjur dalam mendapatkan rumah yang nyaman dan aman. Jika menginginkan hasil yang optimal, penghitungan Fengshui seharusnya dilakukan sejak pemilihan lahan tanah untuk lokasi dan denah rumah. Lalu penerapannya dari mulai arah hadap rumah, letak pintu, kamar mandi, pemilihan material, peruangan sampai furniture pengisi interior serta arah hadapnya.
Bagi orang awam, dalam penggunaan ilmu Fengshui dianggap mistis. Karena kurang paham terkait perhitungan Fengshui, kesimpulan akhir saja yang seringkali diaplikasikan. Fengshui merupakan ilmu yang sangat relatif. Hal ini karena penggunaan ilmu berdasarkan perhitungan pada pribadi pemilik rumah, seperti tanggal dan jenis kelamin. Ironisnya, tak banyak ahli Fengshui yang dapat menjelaskan perhitungan Fengshui secara detail, meskipun sebagian besar menolak anggapan tentang Fengshui merupakah hal yang mistik.
Ada salah satu ahli fengshui yaitu Lie Ping Sen . Lie Ping Sen merupakan seorang pakar Hong Shui atau Fengshui. Dia merupakan salah satu pakar Fengshui papan atas seringkali diminta prediksinya tentang bisnis, keadaan ekonomi serta masalah sosial di Indonesia. Dia seringkali diminta untuk tampil di radio dan televisi.
Menurut Konsultasi Fengshui Lie Ping Sen, setiap benda itu memiliki energi. Fengshui memiliki fungsi untuk menyelaraskan. Lie Ping Sen sebagai ahli Fengshui berkata bahwa caranya yaitu kita harus menghitung pribadi masing-masing, berdasar tentang tanggal, bulan serta tahun kelahiran. Dari situlah dapat diperoleh angka-angka dalam penghitungan Fengshui nya. Dalam Fengshui terdapat 4 bagian penting dalam rumah yang harus diperhatikan. Yakni kamar tidur utama, pintu utama, tangga dan dapur.
Berdasarkan Konsultasi Fengshui Lie Ping Sen, Fengshui dapat digunakan untuk memberikan semangat pada pemilik rumah. Logikanya yaitu dengan perhitungan Fengshui, dapat diperoleh pola peletakan ruang sehingga rumah menjadi aman dan nyaman, sehingga pemilik dapat menikmati dan memiliki semangat dan motivasi untuk beraktivitas. Intinya, Fengshui dapat menyelaraskan antara alam sekitar dan bangunan, termasuk manusia.
Di Indonesia pun, sebenarnya ilmu tentang keselarasan dalam membangun rumah sudah terdiri dari dulu. Sebagai contoh, di daerah pulau Bali, orang-orang membangun rumah berdasar pada tata letak bulan, matahari, planet dan bintang, yang mana harus sesuai penggunaan tata ruang, lahan serta penggunaan material bangunan. Konsep ini tak berbeda jauh dengan ilmu Fengshui, hanyalah pendekatannya berbeda.
Soal ketentuan ukuran, seperti lebar pintu rumah diukur dengan selebar orang yang berkacak pinggang. Tinggi pintu yang seukuran dengan orang yang mengangkat tangan. Ukuran tersebut ditambahkan dengan telapak tangan yang disebut dengan pengurip (yang dipercaya bisa menghidupkan ukuran itu nonfisik).
Pada arsitektur Bali, bangunan rumah tak hanya sebagai tempat berteduh. Bangunan dianggap memiliki nyawa serta jiwa. Karenanya, pembangunan sejak awal diiringi dengan ritual-ritual tertentu. Rumah dianggap menjadi miniatur alam berguna sebagai pengayom manusia atau mikrokosmos.
Pada teori Fengshui, sebagian terdapat yang bisa dijelaskan berdasar ilmu pengetahuan dan logika, terdapat juga yang belum bisa dijelaskan baik itu secara logika atau secara ilmu pengetahuan.
Menurut Fengshui, rumah yang berada di puncak gunung tanpa penghalang tak baik. Logikanya yaitu penghuni rumah tersebut mudah terkena penyakit karena angin yang bertiup di puncak gunung kencang. Menurut Fengshui rumah pada bawah tebing curam juga tak baik. Logikanya yaitu tebing curam mudah longsor sehingga bangunan yang terdapat di bawahnya bisa terkena longsoran yang dapat membahayakan penghuninya.
Ilmu Fengshui mengajarkan tentang cara manusia untuk hidup selaras dengan lingkungan dan alam sekitar dengan benar serta bukan menentang alam. Fengshui bertujuan dalam mendatangkan keberuntungan serta menghindari dari hawa perusak dalam diri ataupun lingkungan yang ditempati dengan cara menyelaraskan hawa Yang (positif) serta Yin (negatif).
Itulah beberapa informasi tentang Konsultasi Fengshui Lie Ping Sen. Jika anda ingin berkonsultasi dengan Fengshui Lie Ping Sen. Semoga bermanfaat !
