
Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Palembang merupakan kota-kota besar di Indonesia.
Kota-kota besar ini merupakan tempat orang berinvestasi baik di bidang bisnis maupun di bidang pariwisata. Maka tidak heran bila penduduk di kota tersebut sangat beragam, bahkan tidak jarang ada orang dari luar negeri tinggal di kota tersebut.
Beragamnya penduduk di kota tersebut membuat kebudayaan kota tersebut pun bermacam-macam atau beragam. Termasuk salah satunya adalah penggunaan feng shui dalam sendi kehidupan masyarakat kota tersebut.
Pada umumnya di kota-kota tersebut, pasti ada ahli feng shui yang tinggal atau membuka sesi konsultasi dalam waktu tertentu.
Ahli feng shui merupakan seseorang yang sudah berpengalaman dan mendalami ilmu feng shui. Ilmu feng shui sendiri merupakan ilmu yang telah berusia ribuan tahun dan berasal dari negara RRC.
Tujuan dari ilmu feng shui adalah berusaha menyelaraskan hubungan antara manusia, surga, dan bumi. Diharapkan dengan selarasnya hubungan tersebut maka energi positif akan tercipta dengan begitu lebih mudah mendapatkan hal-hal baik seperti kesehatan, keberuntungan, dan rejeki.
Ilmu feng shui bukanlah ilmu yang sulit dipelajari tetapi tentu butuh ketekunan dan pengalaman agar hasil dari penerapan ilmu ini akurat.
Dasar dari analisa feng shui adalah shio dan unsur yang dimiliki seseorang.
Dalam feng shui di kenal dua belas shio, terdiri dari kuda, babi, ayam, ular, naga, kambing, monyet, macan, kelinci, tikus, kerbau, dan anjing. Serta lima unsur yang terdiri dari air, logam, kayu, api, dan tanah.
Masing-masing shio dan unsur bisa saling mendukung tetapi bisa pula saling bertentangan, setiap tahun menurut kalender China baik shio ataupun unsur akan berubah menurut siklusnya.
Oleh karena itu sangat disarankan bila kita ingin melakukan konsultasi dengan seorang ahli feng shui maka pastikan beliau adalah orang yang tepat dan berpengalaman. Seperti salah seorang ahli feng shui yang sudah berpengalaman, Mr. Lie Ping Sen.
