
Kuburan atau makam merupakan tempat untuk menguburkan orang yang telah meninggal. Menurut feng shui makam merupakan salah satu tempat yang memiliki aliran energi negatif, sehingga tentu tidak baik bila mendirikan rumah atau tempat usaha dekat makam atau di depan makam.
Karena adanya energi negatif pada makam tersebut maka makam di tempatkan pada lokasi yang jauh dari pusat kota dan ditempat yang jauh dari penduduk.
Namun sayang hal itu sudah tidak berlaku lagi saat ini, kebutuhan akan perumahan, tempat usaha, ruko membuat banyak sekali harga tanah menjadi naik bahkan bisa dikatakan sangat tinggi.
Maka tidak heran bila saat ini para pembuat perumahan atau ruko mencari tanah yang murah, salah satunya adalah tanah bekas kuburan. Tanah jenis ini tentu tidak akan mau dibeli oleh orang umum tetapi tidak oleh para pembuat perumahan.
Lalu bagaimana pendapat feng shui tentang tanah bekas kuburan dan dibuat perumahan atau ruko?
Walaupun makam tersebut telah bisa dialih fungsikan menjadi sebuah perumahan atau ruko tetapi energi negatif tanah tersebut tetap ada apabila tidak bisa diubah menjadi energi positif.
Energi negatif makam akan membawa penyakit, kemalangan, atau mengalami gangguan makluk halus atau hantu sehingga tentu tidak baik untuk penghuni di atasnya.
Untuk merubah energi negatif ini ada dua cara:
Cara pertama adalah dengan memindahkan jenasah pada makam tersebut terlebih dahulu kemudian setelah itu membuang tanah di kuburan tersebut. Dengan cara mengeruk tanah tersebut kurang lebih satu meter dan diganti dengan tanah yang baru.
Cara yang kedua adalah dengan cara menyiram air garam ke seluruh tanah bekas makam tersebut.
Sekedar saran alangkah baiknya apabila kita harus membangun rumah atau ruko di tanah bekas makam maka sebaiknya kita berkonsultasi dengan ahli feng shui yang telah berpengalaman.
Dengan berkonsultasi tentu aka nada solusi yang terbaik agar tanah yang berenergi negatif biasa berubah menjadi energi positif.
